Jagatamu โ Duka mendalam menyelimuti masyarakat Desa Meliling dan krama adat Jagatamu atas berpulangnya I Wayan Suja, seorang tokoh masyarakat yang sepanjang hidupnya mendedikasikan diri bagi kepentingan pemerintahan desa, masyarakat adat, serta penguatan kehidupan sosial kemasyarakatan.
Almarhum pernah mengemban amanah sebagai Kepala Desa Dinas (Perbekel) Meliling periode 2004โ2014. Dalam masa kepemimpinannya, beliau dikenal sebagai sosok yang ulet, dekat dengan masyarakat, serta menjunjung tinggi nilai pelayanan, keterbukaan, dan kebersamaan dalam tata kelola pemerintahan desa.
Di luar jabatan pemerintahan, almarhum tetap menjalani profesi sebagai tukang bangunan, mencerminkan kesederhanaan, kemandirian, dan etos kerja tinggi yang menjadi teladan bagi masyarakat. Nilai-nilai tersebut melekat kuat dalam kehidupan sehari-hari almarhum dan mempererat kedekatannya dengan krama desa.
Dalam kehidupan adat, almarhum dikenal aktif memberikan pandangan, masukan, serta pertimbangan terkait kepentingan adat dan pelestarian dresta. Beliau juga sedang mengemban tugas sebagai Prajuru Dadia, serta dipercaya sebagai anggota Kerta Desa Meliling, di mana peran beliau kerap mengedepankan musyawarah, keharmonisan, dan kebijaksanaan dalam setiap proses pengambilan keputusan adat.
Selain itu, almarhum juga menjabat sebagai Ketua Krama Banjar Adat Jagatamu, posisi yang menegaskan peran sentral beliau dalam menjaga persatuan krama, memperkuat nilai-nilai adat, serta membina kehidupan sosial dan spiritual masyarakat banjar.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, upacara pelebonan almarhum akan dilangsungkan pada hari Minggu, 28 Desember 2025, dipuput oleh seorang Sulinggih, dan akan dilaksanakan dengan khidmat sesuai tuntunan sastra serta dresta adat Bali. Prosesi pelebonan tersebut diperkirakan akan dihadiri oleh ratusan masyarakat dari berbagai latar belakang profesi serta dari beragam daerah, yang mencerminkan besarnya penghormatan dan keteladanan yang ditinggalkan almarhum semasa hidupnya.
Almarhum meninggalkan istri dan dua orang anak yang seluruhnya telah dewasa. Satu orang telah bekerja di Klinik Polres Tabanan , sementara putra beliau saat ini masih menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi swasta. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar, kerabat, serta seluruh masyarakat yang mengenal dan menghormatinya.
Atas nama masyarakat Desa Meliling dan krama adat Jagatamu, disampaikan rasa duka cita yang mendalam, disertai doa agar atma almarhum I Wayan Suja mendapatkan tempat yang utama di sisi Ida Sang Hyang Widhi Wasa, serta seluruh dharma bhakti beliau semasa hidup diterima dengan baik.
Keteladanan, pengabdian, dan nilai kebijaksanaan almarhum akan senantiasa dikenang dan menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah Desa Meliling serta kehidupan masyarakat adat Jagatamu.
Kelian adat jagatamu
I Ketut Sukiasa
Br. Jagatamu, Meliling, Kec. Kerambitan, Kab. Tabanan, Bali
+62 812-3730-7574
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00 WIB
Sabtu: 08.00 - 12.00 WIB